IP Address Adalah

Hadyan Palupi
Senin, 15 November 2021 pukul 16.41
IP Address Adalah

Pengertian IP Address

IP Address adalah deretan angka yang dimiliki oleh setiap komputer smartphone, atau tablet yang terkoneksi jaringan internet. Berbagai angka unik yang ada di dalamnya berbeda pada setiap perangkat dan digunakan agar bisa menghubungi satu sama lain.

Lantas, bagaimana seorang bisa mengakses suatu situs internet dengan menggunakan nomor tersebut? Perlu Anda garis bawahi juga bahwa website adalah sekumpulan data dan file yang dijalankan pada server hosting tempat berbagai data dan file tersebut disimpan.

Untuk itu, setiap website mempunyai IP Address nya masing-masing, contohnya IP Adress 74.125.224.72 yang digunakan oleh mesin pencari Google. Tapi, alamat IP suatu website kemungkinan bisa sama dengan yang dimiliki oleh webmaster lainnya.

Fungsi IP Address

Fungsi utama IP Address adalah agar setiap perangkat yang mampu menggunakan jaringan internet bisa saling terhubung. Namun, deretan angka ini ternyata masih memiliki fungsi yang lainnya.

Bila kita analogikan dengan nomor telepon, maka IP Address bisa kita artikan sebagai nama orang ataupun alamat rumah. Kenapa?

Karena IP address adalah identitas dari suatu komputer atau perangkat dalam jaringan internet. Sehingga, para pemilih suatu situs website bisa mengetahui seluruh IP Adress dan mengakses situsnya tersebut. Hal ini pun berlaku dalam jaringan Wi-Fi publik.

Selain itu, fungsi lain dari IP Address adalah sebagai alamat pengiriman data pada perangkat Anda. Saat Anda berhasil mengakses suatu situs, sebenarnya terdapat suatu proses download data yang dikirim dari situs yang Anda akses. Proses ini dilakukan berkat adanya IP Address.

Berbagai Versi IP Address

  1. IPv4

Versi pertama dari IP Address adalah Ipv4. Jenis IP ini sudah digunakan sejak internet mulai digunakan secara komersial oleh masyarakat. Selain itu, jenis IP ini adalah IP yang paling banyak digunakan. Beberapa dari Anda juga kemungkinan besar saat ini sudah menggunakannya.

Suatu alamat Ipv4 mempunyai angka sepanjang 32 bit yang di dalamnya terdiri dari empat angka dan dipisahkan dengan titik. Setiap kumpulan angka ini adalah gambaran desimal dari delapan digit angka biner.

Satu baris yang didalamnya terdiri dari delapan angka biner ini sering juga disebut dengan oktet. Masing-masing oktet mempunyai nilai paling besar 255. Untuk itu, alamat Ipv4 mempunyai rentang angka dari mulai 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.Dengan adanya rentang ini, maka Ipv4 bisa menampung hampir 4,3 miliar IP Address yang ada di dalamnya.

  1. IPv6

Ipv6 adalah IP Address yang tingkat penggunaanya masih belum luas digunakan IP Address ini dibuat karena semakin menipisnya kapasitas Ipv4 saat ini. Ipv6 mempunyai angka sepanjang 128 bit yang di dalamnya terdiri dari delapan deretan angka dan huruf dan dipisahkan dengan titik dua. Setiap kumpulan ini adalah representasi desimal dari 16 angka biner. Karena banyaknya kemungkinan angka dan huruf yang ada di dalamnya, maka Ipv6 mampu menampung alamat sebanyak 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat.

  1. IP Publik dan IP Privat

IP Address bisa kategorikan berdasarkan nilai cakupannya, yakni publik dan private

IP Publik

IP Publik adalah IP address yang mampu diakses dengan jaringan internet. Untuk itu, IP Address publik dimiliki oleh setiap perangkat yang ditujukan untuk masyarakat umum. Beberapa contoh device yang menggunakan alamat IP Publik adalah website, router wifi dan server email.

IP Private

IP Address private banyak digunakan untuk komunikasi di jaringan lokal aja. Salah satu contoh perangkat yang mempunyai alamat IP Private adalah laptop, PC, dan smartphone. Setiap device ini bisa saling berkomunikasi dengan yang lainya tanpa melalui koneksi internet, melainkan dengan jaringan lokal seperti LAN atau Local Access Network.

  1. IP Dinamis dan IP Statis

Setiap penyedia layanan internet sebenarnya memberikan dua jenis IP Address pada pelanggannya, yakni Ip address dinamis dan ip address statis.

a. Dinamis

IP address dinamis adalah IP address yang bisa dimiliki oleh masyarakat umum. Jenis IP address ini diberikan oleh para penyedia jasa layanan internet secara gratis, namun tidak bersifat pribadi.

Hal tersebut dikarenakan jumlah IP Address saat ini sudah semakin menipis. Untuk itu, IP pun harus digunakan secara bergiliran. Penyedia layanan internet pun mempunyai tanggung jawab penuh atas hal ini. IP address yang sifatnya dinamis bisa terus berubah setiap minggu, bulan atau bahkan tahun. Tapi, melakukan restart perangkat router internet juga bisa membuat IP address berganti.

b. Statis

IP address static sudah dipesan oleh mereka yang ingin menggunakannya. Mereka yang bisa melakukan pemesanan satu atau lebih alamat IP adalah penyedia web hosting, penyedia VPN atau Virtual Private Network, dan penyedia server file transfer protocol (FTP).

Mereka akan sangat memerlukan IP address statis karena layanan yang mereka butuhkan bergantung pada hal tersebut. Anda tentunya harus membayar sejumlah uang yang diberikan pada penyedia jasa layanan internet agar bisa memperoleh IP Address statis.

  1. Shared IP dan Dedicated IP Dua jenis IP address yang banyak digunakan oleh para penyedia server web hosting. Kedua jenis IP address tersebut adalah sebagai berikut:

a. Shared IP

Shared IP umumnya berada pada server shared hosting, yang mana setiap penggunanya akan berbagi semua sumber daya server itus sendiri, termasuk IP address nya tersebut. Selain itu, seluruh domain milik orang lain juga akan menggunakan alamat IP yang juga sama.

b. Dedicated IP

IP address ini memang biasanya digunakan pada server dedicated hosting dan cloud vps hosting, namun beberapa penyedia layanan web hosting lainnya tetap mempersilahkan para pelanggan yang ingin menikmati dedicated IP dalam server shared hosting nya.

Tags:
Info