Berbagai Jenis Aplikasi yang Bisa Kamu Kembangkan di Tahun 2017 ini

Pada akhirnya kita yang sering ngoding pasti ingin membuat aplikasi kan? Namun tentunya kamu harus tahu fokus apa yang ingin kamu kejar dan minati sebelum kamu mulai membuat produk yang akan kamu lempar ke pasar.

Memang saat ini aplikasi yang paling banyak dikembangkan adalah aplikasi web dan mobile. Namun platform lainnya masih bisa memiliki peluang yang lebih tinggi untuk dimasuki oleh kita sebagai software developer.

Berikut ini adalah berbagai jenis aplikasi yang dapat kamu kembangkan untuk mencari peluang bisnis yang dapat membuat kamu meraup keuntungan yang kompetitif dan unik dibanding dengan penyedia software lainnya.

1. Console

Sedari dulu hingga sekarang aplikasi console masih terus dikembangkan. Sebut saja aplikasi konsol populer seperti NPM atau Composer, keduanya adalah contoh aplikasi konsol yang sangat keren dan teruji kualitasnya. Memang bagi seorang software developer yang baru saja terjun di dunia software development, membuat aplikasi konsol merupakan sesuatu yang kurang keren. Padahal setiap software developer wajib bisa membuat sebuah aplikasi konsol.

Aplikasi konsol selain package manager dapat kamu temukan juga di utility saat kamu menggunakan terminal atau CMD seperti "ls", "pwd", "rm", dan perintah konsol lainnya.

2. Desktop

Pernah menggunakan Microsoft Word? atau menggunakan Winamp!? keduanya adalah aplikasi yang dikembangkan hanya untuk berjalan diatas komputer desktop. Tidak dapat dijalankan di mobile tidak pula dapat dijalankan diatas web server. Aplikasi desktop menggunakan library yang dapat membangun graphical user interface software dengan mengacu kepada sistem operasi yang digunakan.

Misal jika Windows menggunakan COM, Linux menggunakan GTK, OSX menggunakan Cocoa untuk library aplikasi desktop tersebut. Cukup panjang sejarah pengembangan aplikasi desktop. Salah satu keuntungan yang didapat dari aplikasi desktop adalah menjual lisensi.

Aplikasi desktop pun dapat berinteraksi dengan database yang dipasang di server, atau hanya sekedar membuat file berupa CSV ataupun PDF. Kelebihan lainnya adalah mudahnya integrasi dengan perangkat keras lain seperti mesin kasir atau alat pembaca barcode.

3. Game

Game, siapa yang tidak pernah bermain game mulai dari handheld game, konsol, mobile, desktop, sampai web based. Sejatinya membuat produk berupa game melibatkan banyak hal mulai dari musik, efek suara, gambar dalam 3D atau 2D dan tentunya logika game tersebut. Yang terpenting lagi adalah game design yang harus dibuat semenarik mungkin sehingga gamer tidak mudah bosan dengan game tersebut.

Kini game dapat dikembangkan di environment manapun dan diterbitkan di platform apapun. Terlebih lagi, kamu tidak perlu terjerat lisensi dari konsol game macam Playstation, dengan modal skill yang kuat kamu dapat mulai membuat game untuk Android dan iOS.

Bisnis modelnya pun beragam, ada yang berupa in-app purchase atau menjadi ladang iklan bagi advertiser.

4. Web

Client-server, HTML, CSS, Javascript, backend adalah beberapa istilah yang lazim dalam pembuatan aplikasi web. Salah satu concern-nya adalah bagaimana kita dapat membuat aplikasi yang terpusat dan mudah diperbaharui ketimbang melakukan reinstall terhadap aplikasi yang disebar di komputer pengguna aplikasi tersebut seperti pada aplikasi desktop.

Aplikasi web ada yang dapat berbicara ke database, ada juga yang tidak. Ada yang mampu menangani jutaan traffic ada juga yang cuma bisa menangani puluhan traffic karena memang berada di lingkungan yang terbatas.

Aplikasi web pun dapat dikembangkan untuk publik atau privat untuk kalangan internal saja atau suatu perusahaan saja. Peranannya pun sangat tinggi mengingat aplikasi web dapat menjadi penengah bagi aplikasi mobile untuk berbicara kepada database atau menyimpan file di server.

5. Microcontroller

Robotika, IoT, sensor, smart home, dan berbagai perangkat berbasis mikrokontroler lainnya saat ini sedang ramai digeluti juga. Bagaimana tidak? dengan murahnya perangkat prototyping seperti Arduino dan RaspberryPi, membuat inovasi ditengah para makers semakin meningkat.

Memang tidak semua orang dapat terjun langsung ke dalam dunia mikrokontroler ini, namun banyak sekali makers yang akhirnya meraup keuntungan dengan membuat berbagai produk yang cerdas dan mudah digunakan. Contoh lain dari aplikasi mikrokontroler adalah bagaimana kamu dapat mengontrol jumlah air yang mengalir ke berbagai bak tanaman, atau memberikan peringatan otomatis bila banjir akan datang.

6. Mobile

Aplikasi mobile seperti untuk platform Android ataupun iOS kian diminati oleh masyarakat. Terlebih karena handheld Android yang semakin murah harganya. Membuat pengguna smartphone semakin minat dengan aplikasi mobile.

Aplikasi mobile dapat dikembangkan untuk satu platform saja misal Android atau iOS. Bisa juga dibuat dengan satu kali tulis dengan menggunakan React Native dan mengemas hasilnya ke beberapa platform.

Dua pasar besasr yang dapat kamu raih adalah pasar Google Play atau Apple AppStore.

7. Watch

Hampir mirip dengan aplikasi mobile hanya saja aplikasi yang di deploy diperuntukkan smart watch. Beberapa platform yang bisa kamu bidik antara lain Samsung, iOS, Android, dan lainnya.

8. Smart TV

Hampir mirip dengan aplikasi mobile hanya saja aplikasi yang di deploy diperuntukkan smart television. Beberapa platform yang bisa kamu bidik antara lain Samsung, iOS, Android, dan lainnya.

9. Machine Learning

Jumlah data yang begitu besar dikumpulkan bertahun-tahun, tentu sangat sayang bila tidak dimanfaatkan. Dengan machine learning, kamu dapat melakukan berbagai pengambilan informasi atau bahkan prediksi untuk mempermudah jalannya bisnis.

Tidak berhenti sampai disana, pembuatan model untuk machine learning pun kadang membutuhkan waktu yang sangat banyak. Oleh karena itu perlu dicari teknik untuk mempercepat pembuatan atau pembaharuan model. Selain itu kamu juga diharapkan untuk membuat aplikasi machine learning yang dapat berjalan lebih optimal.

Banyak kasus yang dapat digunakan dalam machinie learning seperti identifikasi objek, mengenali objek di dalam suatu foto, menebak siapakah orang yang ada di dalam foto, sampai menjawab pertanyaan dari seseorang secara otomatis dan tepat. Salah satu terobosan yang paling canggih adalah kendaraan tanpa awak, dimana mobil dapat bergerak sendiri tanpa bantuan supir.

10. Big Data

Konversi satu dataset ke bentuk dataset lain mungkin terlihat remeh temeh bagi sebagian orang. Tapi bagaimana bila kamu harus menangani data yang jumlahnya 1TB per hari? atau ingin menangani langsung data dengan jumlah 500MB per detik dan harus diproses sedemikian rupa agar jangan hilang? atau menerapkan suatu algoritma tertentu dan harus beres dalam waktu 1 jam untuk 10TB data?

Big Data memang tak seindah bunga mawar, banyak trik dan aplikasi yang dibuatnya pun tampak sederhana walaupun cuma aplikasi konsol biasa. Selain memperhatikan jumlah data yang besar, kita juga harus mampu menerapkan suatu algoritma kedalam pemrosesan yang dapat berjalan secara terdistribusi.

Selain itu untuk menangani data yang datang dalam jumlah besar, harus mampu ditampung dalam suatu wadah agar tidak ada informasi yang hilang walaupun mungkin akan ada yang hilang tapi tidak dalam jumlah yang banyak.

Big Data ini menjadi sektor yang penting dimana aplikasi yang dikembangkan dalam ranah ini dapat membantu tim data science untuk menemukan jawaban atau informasi penting dari bejibunnya data yang telah dikumpulkan oleh aplikasi big data.

11. Chat Bot

Inovasi interaksi user memang tidak akan pernah berakhir hingga saat ini. Bila kita terbiasa berinteraksi dengan touch pada mobile apps atau berbasis tombol pada aplikasi desktop yang ditengahi oleh mouse.

Baru-baru ini muncul user interface lain yang agak aneh memang, namun sangat menjanjikan. Bentuknya mirip aplikasi konsol namun seolah kita sedang mengobrol bersama seseorang. Chat Bot, adalah jenis user interface baru yang seolah - olah kita sedang meminta bantuan seseorang untuk melaksanakan suatu tugas.

Dengan menggunakan chat bot kamu dapat membuat sejumlah interaksi artifisial baik berbasis machine learning atau hanya rule engine saja. Kemudian kamu dapat menentukan parameter untuk suatu perintah dengan menandai bagian dari teks yang kamu kirimkan kepada chat bot.

Contohnya: menanyakan cuaca hari ini, atau rekomendasi tempat.

(arslan)

Dilihat 2089 kali

Is this helpful?

Share This Post