Cara Menggunakan Bash Alias

Alias Bash adalah shortcut untuk mempermudah kita mengakses perintah terminal melalui kata yang lebih mudah diingat dan juga lebih singkat. Contoh, saat menggunakan Git kita biasanya akan memanggil git status beberapa kali untuk melihat status repositori, perintah ini bisa disingkat menggunakan alias gs sehingga setiap kali kita mengetikkan gs di terminal, ia akan diterjemahkan menjadi git status. Cukup nyaman bukan?

Cara Membuat Alias Bash

Untuk membuat alias Bash caranya cukup sederhana. Pertama, buka file ~/.bashrc lalu pastika baris berikut tidak dikomentari:

if [ -f ~/.bash_aliases ]; then
. ~/.bash_aliases
fi

Baris tersebut bermaksud untuk membaca file bernama .bash_aliases. Jika file ini ada, maka kita dapat mulai menulis alias yang diinginkan didalamnya. Jika belum ada, maka buat sebuah file bernama ~/.bash_aliases lalu tambahkan baris berikut sebagai alias pertama:

alias art="php artisan"

Setiap alias dimulai dengan kata kunci alias lalu diikuti dengan nama aliasnya, tanda sama dengan, lalu diakhiri dengan perintah asal.

Simpan lalu jalankan perintah berikut di terminal.

source ~/.bashrc

Mulai dari sini setiap kali mengetikkan art, maka terminal akan mengubahnya menjadi php artisan. Ingat setiap kali mengubah isi bash_aliases, kita perlu mengeksekusi perintah source atau merestart terminal agar perubahan terjadi.

Alias Bash dari Komunitas

Komunitas pengguna Bash (Linux atau Mac) biasanya membagikan daftar alias bash yang sudah mereka buat berdasarkan pengalaman pribadi. Kita bisa menggunakan alias-alias yang mereka pakai di alias kita. Misalnya saja berikut ini alias bash yang dipakai Jeffrey Way:

alias gl="git log --graph --pretty=format:'%Cred%h%Creset -%C(yellow)%d%Creset %s %Cgreen(%cr) %C(bold blue)<%an>%Creset' --abbrev-commit"
alias wip="git add . && git commit -m 'wip'"
alias nah="git reset --hard && git clean -df"
alias p="phpunit"
alias pf="phpunit --filter "
alias art="php artisan"
alias migrate="php artisan migrate"

Namun sekali lagi penulis ingatkan bahwa penggunaa alias bash selain membantu bisa juga malah menyusahkan jika dipakai berlebihan. Apalagi jika kita hanya copas alias milik orang lain. Alias yang paling baik adalah alias yang datang dari kebutuhan kita sendiri.

Sumber: laravel-news, digitalocean

Dilihat kali

Is this helpful?

Share This Post