Curhatan Tukang Coding: Jangan Ganggu Kami Ketika ...

Sebagai seorang yang sehari-hari bekerja di depan komputer atau laptop, saya sering mengalami beberapa hal yang tidak mengenakkan. Atau lebih extrem nya bisa dibilang intimidasi dari lingkungan sekitar. Bahkan orang terdekat.

Bekerja di depan laptop mungkin belum terlalu biasa di mata orang-orang di Indonesia pada umumnya. Kalaupun sudah umum mungkin baru beberapa tahun belakangan ini. Apalagi kerjanya bisa dilakukan di mana saja. Bisa di kamar kos, di teras, atau di cafe-cafe tempat nongkrong. Biasanya ini dilakukan oleh yang bekerja sebagai freelancer, baik itu programmer, web designer, internet marketing atau sosial media.

Karena saya lebih fokus ke web programming, saya hanya akan membahas di bidang ini.

Ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan yang berkaitan dengan pekerjaan ini. Pekerjaan di bidang web programming itu tidak membutuhkan banyak alat seperti halnya bidang pekerjaan lainnya. Yang diperlukan hanyalah laptop dan koneksi internet yang baik. Itu secara physical.

Namun selain itu juga ada faktor “sangat penting” yang mempengaruhi kinerja seorang tukang coding ini. Yaitu suasana hati atau mood. Tanpa mood yang baik, pekerjaan menulis kode-kode ini tidak dapat terlaksana dengan baik. Bahkan sama sekali tidak akan terlaksana.

Permasalahannya adalah; mood ini tidak bisa dibeli, tidak mudah diciptakan dan tidak bisa disimpan. Dan ini adalah mutlak. Berbagai hal dapat dilakukan oleh seorang tukang coding dalam menciptakan atau membangkitkan mood. Saya sebut di sini sebagai pemicu mood atau triggernya.

Bagi perokok, biasanya mood dapat dibangkitkan dengan membakar sebatang rokok. Apalagi disertai dengan secangkir seduhan kopi. Terkadang juga bisa dilakukan dengan mendengarkan musik, browsing, ngobrol dengan teman atau menonton video. Bahkan dengan cara chat dengan teman di sosial media seperti Facebook. Namun pada hakikatnya tidak semudah itu juga. Sebatang, dua batang rokok dihisap, bahkan sampai ke sekian batang dihabiskan, tapi mood tidak juga datang.

Baca juga: Cara Enjoy Memulai Belajar Pemrograman

Anehnya, mood juga bisa datang dengan sendirinya, tanpa adanya trigger apapun. Misalnya ketika sedang tiduran tiba-tiba tergerak untuk membuka laptop dan menyelesaikan suatu pekerjaan. Ini sering terjadi.

Kalau mood sudah datang, maka apapun permasalahannya, seberapa sulit pun pekerjaanya biasanya dapat diselesaikan dengan mudah, bahkan dalam waktu sekali duduk. Sialnya, kadang mood ini datang tidak kenal waktu. Bisa datang ketika malam hari bahkan menjelang pagi. Padahal duduk di depan laptopnya sudah sejak sore, bahkan pagi.

Nah di sini inti dari tulisan ini. Ketika kami sedang mood-mood nya, harapannya hanya satu. Janganlah ada gangguan apapun yang mengiterupsi.

Beberapa hal yang dapat menghilangkan mood adalah:

Mati lampu

Walau sebenarnya laptop masih tetap hidup untuk beberapa jam ke depan,

Internet lambat

Walau pekerjaan bisa dilakukan secara offline, tapi kalau internet lambat atau bahkan mati ini dapat menganggu atau bahkan menghilangkan mood,

Beranjak atau berpindah tempat

Apalagi perpindahan tempat ini dipicu oleh pihak ke tiga (orang lain), misalnya lagi enak-enaknya ngoding, terus disuruh mengambil sesuatu dsb,

Diajak ngobrol secara bertubi-tubi

Pada dasarnya orang yang sedang ngoding dan diajak ngobrol itu biasa dan tidak mengganggu, dengan catatan si lawan bicara tidak memaksa untuk mengalihkan mata dari layar komputer.

Mood yang baik dapat menciptakan rasa penasaran dan rasa ketidakpuasan jika pekerjaan tidak diselesaikan sekarang juga. Oleh karena itu, kepada siapapun itu janganlah ganggu kami ketika lagi mood ngoding.

Terimakasih

Dilihat 17751 kali

Is this helpful?

Share This Post