Dynamic Route Guidance Peroleh Juara 1 di PulseLab Jakarta Hackathon 2014

Ismail Hamzah bersama aplikasinya yang bernama Dynamic Route Guidance (DRG) memperoleh posisi puncak di PulseLab Jakarta Hackathon 2014 yang diselenggarakan di Bandung Digital Valley. Aplikasi tersebut dilombakan pada topik Jasa Marga. Hamzah membuat aplikasi tersebut dengan visi untuk mempermudah pengguna toll lebih aman dan tepat arah. Sebagai juara pertama akhirnya Hamzah menceritakan apa keistimewaan aplikasinya hingga dapat menyandang posisi puncak tersebut. Berikut ini adalah beberapa fitur yang dibedah oleh Hamzah ketika presentasi bedah aplikasi miliknya di hadapan peserta lain:

  • Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan untuk mencari rute terpendek dan tepat. Rute yang terdapat peristiwa seperti kecelakaan tidak akan direkomendasikan oleh sistem
  • Berbekal dari data historis, Hamzah membuat Dynamic Route Guidance agar dapat memberikan informasi prediksi kondisi jalan toll seperti kemacetan dan kecelakaan
  • Hamzah menggunakan Encog Machine Learning Framework untuk menggunakan jaringan syaraf tiruan di aplikasi yang dibangunnya
  • DRG mengandalkan Microsoft Azure untuk penyimpanan data dari aplikasi yang dikembangkannya
  • Untuk UI dari aplikasinya, Hamzah menggunakan Twitter Bootstrap untuk membuat aplikasinya menjadi lebih menawan

Untuk peta interaktif, Hamzah menggunakan Google Maps. Karena banyaknya sumberdaya yang gratis dan mudah untuk mempelajari Google MapsMenurut Hamzah, Encog Machine Learning Framework yang digunakannya sangat mudah digunakan. Jadi diantara library untuk machine learning, Encog dapat Anda gunakan untuk membuat aplikasi yang membutuhkan kecerdasan mesin didalamnya. Terlebih Encog ini bersifat open source sehingga dapat membantu pengembang lebih mudah dalam menggunakan dan memahami Encog.

(rfs)

Dilihat kali

Is this helpful?

Share This Post