Error-Error yang Bisa Diampuni

Error siapa yang mau mendapatkan error kalau sudah berhadapan dengan yang satu ini. Namun ada error tertentu yang harus dimaklumi oleh atasan sehingga tidak sepenuhnya terjadi akibat kesalahan programmer atau tim IT.

Penanganan error memang memerlukan jam terbang. Tapi faktor tersebut bukan faktor utama, ada saja hal - hal diluar dugaan yang terjadi apalagi bila sudah mengintegrasikan perangkat kita dengan perangkat pihak lain.

Mungkin sedikit cerita ini dapat menjadi sarana hiburan untuk melihat error apa saja yang masih bisa dimaklumi dan diampuni bagi seorang programmer. Tentu saja tidak semua orang dapat memakluminya, namun memang kesalahan bisa jadi bukan karena programmer yang kita hire. Bisa juga terjadi karena pihak luar.

1. Error karena bug dari library

Library terutama yang open source pasti tidak luput dari error. Apalagi bila library tersebut minim dukungan komunitas dan keterbatasan waktu pembuatnya. Pastikan library tersebut memiliki dokumentasi yang baik. Yang populer tentu lebih baik, tapi yang mempunyai dokumentasi yang baik pasti agak mendingan.

Library milik orang lain tentu harus kita ikuti aturannya dan juga belum tentu sesuai dengan kemauan kita. Namun tentu saja ini bisa menghemat waktu ketimbang membuat library sendiri.

Ketika kita menemukan error pastikan error tersebut bukan karena kita. Bila memang terjadi karena kesalahan dari library yah gimana lagi. Kita harus mencari solusi alternatif untuk menangani masalah tersebut. Namun biasanya tidak semua pihak dapat memaklumi masalah ini. Ada juga yang memaklumi dengan menambahkan waktu tambahan untuk mencari solusi lain yang lebih baik.

Walaupun begitu, programmer masih bisa disemprot karena harusnya programmer mencari library yang sudah release bukan beta apalagi alpha.

2. Error karena bug dari bahasa pemrograman

Ada beberapa bahasa pemrograman yang memang tidak mendukung suatu logika tertentu. Bila hal tersebut terjadi yah mau tidak mau kita harus mencari solusi lain. Biasanya hal ini terjadi pada bahasa pemrograman yang masih kandidat rilis.

Ada juga bahasa pemrograman yang dibuat versi open source-nya dan sayangnya tidak sesuai dengan versi proprietarinya. Bila di versi proprietarinya kita dapat melakukan XYZ, di versi open source-nya kita hanya dapat melakukan XY. Sedih memang.

3. Error dari vendor

Masalah ini bisa dimaklumi bila misalnya kamu menggunakan layanan hosting tertentu. Dan sayangnya aplikasi web kamu mendapat error mendadak karena hal tersebut. Tentu sangat tidak wise bila atasan harus menyalahkan programmer atau bahkan tim IT karena masalah tersebut. Hal yang benar adalah harusnya menanyakan masalah tersebut ke vendor terkait.

Bisa juga error terjadi karena kamu telah menggunakan software tertentu yang diintegrasikan dengan aplikasi kamu, tapi malah berujung pada error yang diakibatkan oleh software tersebut.

Bisa juga terjadi saat kamu mengintegrasikan layanan payment tertentu. Dan malah membuat aplikasi kamu mengalami masalah transaksi.

4. Error karena tidak ada di dokumentasi resmi

Ada masalah yang muncul karena tidak ada di dokumentasi, masih bisa dimaklumi. Kenapa tidak? karena memang tidak ada di dokumentasi resmi. Sehingga programmer masih bisa diberi waktu untuk mencari error tersebut di sumber lain.

Bila error tersebut masih bisa ditangani melalui dokumentasi. Jangan harap pertanyaan kamu dijawab di forum atau mendapat keringanan dari project manager.

5. Error yang tidak umum

Error yang tidak umum disini maksudnya adalah kamu sudah berjuang keras untuk mencari jawaban di dokumentasi resmi, source code-nya, mencari di forum dan bahkan menanyakan langsung kepada pembuatnya bila perlu.

Tidak perlu muluk - muluk. Cara yang paling mudah adalah mencarinya di StackOverFlow dan mencarinya di berbagai artikel yang sudah tersedia di internet. Bila tidak ketemu dimanapun jalan terakhir yah temukan jawabannya melalui pembuatnya.

Saat itulah baru kamu dapat bertanya apakah error yang kamu tanyakan memang harus dibantu orang lain atau tidak. Sehingga akan sedikit sekali pertanyaan yang repost.

6. Error karena masalah politik

Error yang satu ini memang agak punya kasus unik, biasanya terjadi di proyek pemerintahan. Kadangkala ada beberapa error yang terjadi karena masalah korupsi. Sehingga menurunkan kualitas dari perangkat lunak dan sistem itu sendiri. Selain uang yang "dipangkas" waktu pengerjaan yang sempit dan deadline yang dipadatkan pun menjadi faktor rendahnya kualitas suatu perangkat lunak dan sistem yang dikerjakan.

Selain itu tidak jarang juga ada kasus dimana perangkat lunak di-hijack karena ada ketidaksukaan dari kubu yang berseberangan dan sulitnya deployment diakibatkan masalah perbedaan pandangan politik.

7. Error karena bencana alam

Hal ini merupakan error yang harus dimaklumi oleh semua pihak. Bencana alam adalah rahasia takdir Tuhan dan kita harus menjadikannya pelajaran sebagai penanganan resiko di masa depan.

Bencana alam dapat terjadi misalnya dengan rusaknya infrastruktur di suatu daerah dan berakibat pada sistem terdapat di daerah tersebut. Sebenarnya masalah bencana alam ini dapat diatasi dengan cloud computing yang menawarkan ketersediaan di regional manapun. Namun sayangnya tidak semua pihak ingin memasang sistemnya di cloud computing karena masalah kerahasiaan informasi.

Dilihat 2529 kali

Is this helpful?

Share This Post