Jim Geovedi: Seorang Pengamat Keamanan Satelit dan Komputer dari Jarak Jauh yang Banyak Kemampuan

Ditulis oleh Ridwan Fajar, dipublikasi pada 06 Jul 2014 dalam kategori Tokoh
Jim Geovedi: Seorang Pengamat  Keamanan Satelit dan Komputer dari Jarak Jauh yang Banyak Kemampuan - CodePolitan.com

Jim Geovedi, seorang pakar keamanan komputer dan satelit yang mendirikan sebuah perusahaan keamanan yang bernama Xynesis International. Perusahaan tersebut awalnya bernama Bellua Asia Pacific. Jim lahir di Bandar Lampung, 28 Juni 1979. Pertama kali mengenal komputer, Jim belajar secara otodidak dengan diawali mempelajari desain grafis, kemudian dengan ketekunan dan punya motivasi kuat, sampailah Jim mempelajari keamanan komputer. Dengan kemampuannya tersebut Jim mulai mengawali karir keamanan komputer dan sistem di pemerintahan. Kemudian hingga akhirnya pindah ke London, Inggris untuk melanjutkan karir disana.

[caption id="attachment_1086" align="aligncenter" width="350"]Jim Geovedi saat menjadi pembicara di Hacking The Bird in The Sky, 2002 (sumber:  http://youtube.com) Jim Geovedi saat menjadi pembicara di Hacking The Bird in The Sky, 2002 (sumber: http://youtube.com)[/caption]

 

Selain dirinya dikenal sebagai pakar keamanan komputer dan satelit, Jim memiliki kemampuan lain yang tentunya sangat esensial. Dari tahun 2001 hingga 2006, Jim menjadi developer dari OpenBSD dan FreeBSD. OpenBSD dan FreeBSD adalah sistem operasi yang memiliki keamanan unggul untuk membangun sistem. Kemampuan lainnya selain di bidang keamanan adalah natural language processing (NLP) dan artificial intelligence (AI). Sebagai penunjang risetnya di NLP dan AI, Jim menggunakan bahasa pemrograman Python untuk menulis kode program dari NLP dan AI yang ditelitinya. Di Github miliknya, Jim menulis sebuah AI yang dinamakan Botgan (sebuah chatbot sederhana), sebuah NLP yang dinamakan Who Wrote This Shit (program yang dipergunakan untuk forensic linguistic untuk mengetahui siapa penulisnya berdasarkan linguistic style), dan sebuah game yang bernama Wordsquared Bot. Salah satu publikasi ilmiah yang disusun bersama rekannya, Ivan Lanin, adalah Perbandingan distribusi frekuensi kata bahasa Indonesia di Kompas, Wikipedia, Twitter, dan Kaskus. Jim juga mempunyai sebuah ulasan pribadi tentang natural language processing yang berjudul Karena gak mungkin bohong yang ditulisnya di Medium dan sebuah slide yang berjudul AI dan NLP @begobet di Slideshare.

[caption id="attachment_1083" align="aligncenter" width="220"]Jim Geovedi (sumber: http://wikipedia.com) Jim Geovedi (sumber: http://wikipedia.com)[/caption]

Selain seorang yang senantiasa bersibuk dengan kode - kode dan sistem, Jim juga merupakan seorang DJ dan produser musik. Dan dikarir musiknya ini, Jim bergabung dengan sebuah perusahaan musik techno dari Sydney, Australia yang bernama Elektrax Recordings. Anda dapat mendengar musik techno yang dikompos oleh Jim di MixCloud dan Soundcloud.

[caption id="attachment_1084" align="aligncenter" width="350"]Jim Geovedi terdaftar sebagai artist di Elektrax Recordings (http://www.elektraxmusic.com/elek063/) Jim Geovedi terdaftar sebagai artist di Elektrax Recordings (http://www.elektraxmusic.com/elek063/)[/caption]

Jim mempunyai akun di berbagai social media dan portal yang mengaktualisasi dirinya. Merujuk ke website resmi pribadinya, Jim memiliki akun di Facebook, Github, Google+, LinkedIn, Medium, Mendeley, Mixcloud, Pinterest, Prismatic, Soundcloud, Twitter, dan Slideshare. Terhitung 6 Juli 2014, Jim memiliki slide sebanyak 24 di Slideshare, follower sebanyak 33.394 orang di Facebook, 10 repositori di Github, follower sebanyak 11.700 orang di Twitter, 16 publikasi di Mendeley, dan 6 track di Mixcloud.

Dengan melihat kemampuan yang dimiliki Jim, tentunya kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus tetap semangat dan memanfaatkan fasilitas yang ada seoptimal mungkin untuk membangun karir dan keahlian. Dan kita pun harus mensyukuri apabila kita mendapatkan pendidikan formal lebih dan jangan membuatnya sia - sia. Dengan kesempatan lebih yang diberikan tersebut harus kita gunakan untuk modal selanjutnya. Bahkan Jim pernah berkata, "buat yang masih pesimis bahwa 2 minggu sebuah proyek IT tidak bisa jadi apa-apa... saya sarankan untuk berhenti menggunakan internet. percuma, tidak ada gunanya. mungkin sekalian diloakkan saja ijazah sekolahnya.", yang ketika status tersebut dibuat pada tanggal 14 Juni 2014 di Facebook sedang happening karena  di sebuah debat capres,  Jokowi membahas proyek IT sebuah E-Government yang bisa beres dalam 2 minggu.

(rfs/jimgeovedi/qctv/dw)



Berlangganan Informasi CodePolitan Melalui Email

Jangan sampai kamu melewatkan informasi penting tentang pemrograman dan teknologi! Kamu bisa berlangganan Newsletter CodePolitan dengan cara mengisi formulir di samping.

Ingin belajar coding lebih terstruktur? Gabung kelas online CodePolitan sekarang!