Mengenal Project Management Body of Knowledge (PMBOK) Fifth Edition

Project Management Body of Knowledge (PMBOK) , bagi rekan rekan yang sudah mengetahui nya terlebih dahulu tentu tidak asing dengan PMBOK. Rekan rekan yang memang sudah masuk ranah korporat, bisnis skala besar dan juga lainnya tentu perlu sekali dan fasih dengan PMBOK. Bagi rekan rekan yang baru mendengar istilah PMBOK, saya harap artikel ini akan mengubah cara pandang rekan rekan yang selama ini mengenai tatacara mengerjakan proyek TI seperti pengembangan perangkat lunak bahkan pengembangan Sistem dan arsitektur juga infrastrukturnya. Perlu diketahui bahwasanya PMBOK merupakan standar yang paling banyak digunakan oleh berbagai proyek TI di dunia. Selain PMBOK ada satu lagi standar yang umum digunakan dan menjadi kewajiban di Uni-Eropa yaitu PRINCE2.

Suatu proyek merupakan aktifitas yang dilakukan oleh tim dalam organisasi dalam jangka waktu tertentu. 3 Pilar batas utama dalam proyek seperti Scope, Time, Resource merupakan fundamental yang harus terpenuhi dalam proyek. Dalam tim nya pun terdapat beberapa peran penting yang harus ada diantarnya seperti Project manager, developers dan project owner/stakeholder. Ketiga peran ini memegang tanggungjawab masing masing yang diperlukan dan didefinisikan dalam standar PMBOK maupun PRINCE2 untuk memenuhi 3 pilar utama dalam proyek.

Sebelum kita masuk ke PMBOK, kita perlu tahu mengenai Project Life Cycle (PLC) terlebih dahulu yang merupakan alur dasar dari proyek. Dalam PLC perlu di definisikan secara runut Project Goal-> Project Plan-> Execution-> Evaluation->Closing. Urutan PLC inilah yang perlu dipahami sebagai pola mutlak dalam proyek yang baik.

PMBOK merupakan suatu standar yang dibentuk oleh Project Management Institute (PMI) dengan tujuan agar dokumen itu menjadi acuan utama dalam pelaksanaan proyek. Harapannya dengan acuan atau kita sebut best practice tersebut dapat memberikan hasil dari proyek yang berkualitas dengan kompleksitas yang mudah dimengerti. Di dalam PMBOK versi 5 terdapat 47 proses dan 10 knowledge Areas, yang dikelompokkan menjadi 5 Process Group. yaitu :

  1. Initiate
  2. Plan
  3. Execution
  4. Monitoring/Controlling
  5. Close

Process Group PMBOK Fifth Edition

Dalam MindMap yang saya buat di atas merupakan pemetaan dari PMBOK v.5 yang akan menjadi baseline atau landasan utama dalam pengerjaan suatu proyek TI. Tidak seperti bayangan kita sebelumnya, pengerjaan suatu proyek memerlukan perencanaan dan pementaan yang baik agar dapat berhasil dengan berbagai resiko yang ditekan. Apabila kita tidak menerapkan baseline ini dalam pengerjaan suatu proyek, maka resiko kegagalan proyek akan sangat besar karena tiga pilar utama tidak terpenuhi dan itu memunculkan kerugian bagi kita.

Proyek merupakan hal yang dikerjakan dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau goal tertentu, yang tentu melibatkan investasi yang cukup besar karena telah terhitung dengan rinci apa yang akan diperoleh saat proyek itu berhasil. Dalam PMBOK semua itu tersusun dengan baik dan rapi, sehingga siapapun yang memiliki knowledge akan PMBOK saat membaca dan bergabung dalam proyek tersebut akan mengikuti alur yang telah terlaksana dan belum terlaksana. Alhasil efisiensi dan juga potensi proyek berhasil dengan biaya, waktu dan sumber daya yang efisien pun dapat terwujud.

Setiap bagian dalam PMBOK akan saya bahas dalam artikel series di Codepolitan. Namun sebelum itu, saya memerlukan bantuan rekan rekan yang telah memperoleh manfaat dari artikel ini dan penasaran kelanjutan pembahasan tentang PMBOK bisa klik tombol THANKS di sebelah kanan atas.

Apabila sudah mencapai 200 Thanks di artikel ini, maka saya akan segera rilis artikel lanjutan untuk pembahasan PMBOK. Sepakat?

Saya tunggu ya.

Referensi :

  • Information Technology Project Management 5th Edition (Wiley)
  • Project Management Body of Knowledge 5th Edition Guide
  • Project Management Institute
Dilihat 4154 kali

Is this helpful?

Share This Post