Mengenal TypeScript

Apa itu TypeScript

Jika kamu adalah seorang programer web atau seorang software developer, pasti sudah tidak asing lagi dengan JavaScript. JavaScript adalah bahasa pemrograman yang sangat dikenal dan menjadi salah satu bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi berbasis Windows.

Sayangnya, dalam membuat aplikasi kompleks dengan skala besar menggunakan JavaScript bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk memudahkan developer dalam membuat aplikasi berskala besar berbasis Javascript, Microsoft memperkenalkan sebuah bahasa pemrograman baru yang disebut dengan TypeScript.

Typescript adalah bahasa pemrograman berbasis JavaScript yang menambahkan fitur strong-typing & konsep pemrograman OOP klasik ( class, interface). Di dalam dokumentasinya, TypeScript disebut sebagai super-set dari JavaScript, artinya semua kode JavaScript adalah kode TypeScript juga. Bahasa pemrograman ini menawarkan class, module, dan interface yang membuat developer bisa mengembangkan aplikasi kompleks dengan lebih mudah. Hal inilah yang membedakannya dengan javascript.

Keunggulan dan Fitur - fitur TypeScript

TypeScript menawarkan class, module, dan interface yang membuat developer bisa mengembangkan aplikasi kompleks dengan lebih mudah diantara keunggulan dan fitur - fiturnya antara lain:

  1. Support Class dan Module
  2. Static Type-checking
  3. Support ES6 Feature
  4. Clear Library API Definition
  5. Build-in Support untuk JavaScript Packaging
  6. Kesamaan Syntax untuk Backend
  7. Superset dari JavaScript

Class dan Module Support

Keywords seperti class, interface, extends dan module tersedia pada TypeScript. Kamu bisa mendefinisikan sebuah class seperti berikut:

// class define in TypeScript
class VirtualPageTracker extends Tracker {
    private virtualPageName: string = '';
    constructor(name) {
        super(name);
    }
    getName(): void {
        return this.virtualPageName;
    }
    static getTrackerName(): string {
        return  'VirtualPageTracker';
    }
}

Static Type-checking

Compiler TypeScript akan memeriksa pengetikan (akan ditampilkan peringatan pada pengetikan yang error pada saat waktu compile).

var name: string;
name = 2; // type error, assign a number to a string type variable
function foo(value: number) {}
foo(''); // type error, use a number as a string type parameter
interface Bar {
    setName: (name: string) => void;
    getName: () => string;
}
var bar: Bar = {
    getName: function() {
        return 'myName';
    }
} // type error, setName function is missing in the object assigned to bar.

ES6 Feature Support

Ini adalah versi terbaru dari ECMAScript Language Spesification dengan fitur bahasa yang lebih. Dengan TypeScript, anda dapat memulai menggunakan banyak fitur ES6 meskipun mungkin tidak support pada target browser anda. Dibawah ini beberapa fitur yang sangat berguna seperti:

// for..of loops
var arr = ['a', 'b', 'c'];
for (let item of arr) {
    console.log(item);
}

Dikompilasi menjadi

// for..of loops
var arr = ['a', 'b', 'c'];
for (var _i = 0; _i < arr.length; _i++) {
    var item = arr[_i];
    console.log(item);
}

Clear Library API Definition

Untuk membiarkan library TypeScript lainnya menggunakan library anda, Anda perlu membuat file .d.ts untuk mendeklarasikan semua jenis public dan API dari Library Anda. File definisi ini ternyata menjadi referensi yang jelas dan akurat dari API publik karena mereka selalu dipelihara dan up-to-date karena anda selalu membutuhkan mereka jika Anda menulis tes Anda di TypeScript lagi.

Build-in Support untuk JavaScript Packaging

Anda dapat menentukan satu file entri ts utama dan mengacu pada semua file ts yang Anda butuhkan dalam file output js. Kompilasi file utama entri ts dengan pilihan -out , compiler akan menggabungkan semua file ts langsung atau tidak langsung dirujuk ke dalam satu file js secara berurutan.

Dengan demikian , kita dapat dengan mudah menyesuaikan library kita menjadi beberapa versi. Misalnya, dengan basis kode yang sama, kita dapat menghasilkan versi tertentu dari agen Browser untuk desktop dan mobile secara masing-masing. Kita hanya perlu membuat satu file entri untuk setiap versi dengan file ts yang berbeda tersebut di dalamnya.

Kesamaan Syntax untuk Backend (Java, Scala)

Kita menggunakan java dan scala diback-end. Kesamaan TypeScript untuk bahasa - bahasa, ini memungkinkan developer kita untuk dapat beralih antara front-end dan back-end untuk membuat pemrograman menjadi lebih lancar.

Superset dari JavaScript

Sebagai superset dari JavaScript, TypeScript memiliki cara belajar yang mudah untuk pengembang JavaScript. Ini berarti Anda dapat mengadopsi TypeScript dalam proyek JavaScript Anda yang ada dengan cepat dengan cara yang kurang mengganggu daripada CoffeeScript atau ClojureScript.

Framework yang menggunakan TypeScript

angular

Angular 2.0 merupakan pengembangan baru dari Angular 1.0 yang sebelumnya menggunakan javascript dan sekarang menggunakan typescript. Perbedaan signifikan ini sangat mempengaruhi performance dan kemudahan developer dalam menggunakan framework ini.

 

Referensi https://blog.appdynamics.com/devops/the-benefits-of-migrating-from-javascript-to-typescript/ https://www.uistalker.com/2016/07/15/frontend-framework-angular-2-0/

Dilihat kali

Is this helpful?

Share This Post