Apa yang dimaksud dengan pemrograman?

Pemrograman merupakan proses menyelesaikan suatu masalah menggunakan langkah-langkah yang tersusun secara sistematis. Langkah-langkah ini disusun sedemikian rupa dalam bentuk kata-kata (pseudo code) atau diagram alir (flowchart). Pseudocode atau flowchart selanjutnya diterjemahkan ke dalam suatu bahasa khusus yang disebut dengan bahasa pemrograman yang memiliki aturan-aturan tersendiri dalam penulisannya. Hasil dari penerjemahan pseudocode atau flowchart ke dalam suatu bahasa pemrograman disebut dengan source code. Source code ini lah yang dapat dieksekusi oleh komputer sehingga dapat menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

 

Apa yang bisa dilakukan dengan pemrograman?

Banyak hal dapat kita lakukan dengan pemrograman. Mulai dari masalah sepele hingga masalah besar yang dapat menyelamatkan umat manusia di masa depan.

Kita dapat mengurutkan daftar nama berdasarkan alfabet, jumlah huruf, jumlah suku kata, jumlah huruf vokal atau konsonan, dll. Kita juga dapat membuat program yang berbunyi secara otomatis lima kali sehari untuk mengingatkan waktu shalat. Bahkan kita dapat memprogram sebuah mobil untuk berkendara sendiri dijalanan tanpa sopir serta mampu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan jika ada mobil lain di depannya, dan kemampuan lain yang selama ini hanya ada di imajinasi kita.

 

Apa itu bahasa pemrograman?

Pada awalnya, manusia mengoperasikan komputer dengan menggunakan saklar. Karena komputer pada jaman dahulu memiliki ukuran raksasa, maka untuk memberikan perintah pada suatu komputer memerlukan banyak operator manusia karena mengoperasikan saklar komputer tersebut sangat sulit. Karena kesulitan ini, para ilmuwan mencari cara untuk dapat mempermudah pekerjaan manusia. Hasi dari buah pemikiran para ilmuwan ini adalah bahasa pemrograman. Dengan bahasa pemrograman sebuah komputer dapat diperintahkan tanpa memerlukan banyak tenaga manusia.

 

Apa guna bahasa pemrograman?

Bahasa pemrograman berguna untuk menerjemahkan langkah-langkah penyelesaian masalah yang didesain oleh manusia kedalam suatu bentuk perintah yang hanya dimengerti oleh mesin.

 

Apa itu programmer?

Programmer adalah mereka yang menulis program menggunakan bahasa pemrograman untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Seorang programmer dapat mengambil spesialisasi satu bahasa saja atau dapat memilih untuk menggunakan banyak bahasa.

Programmer pertama di dunia adalah Ada Lovelace, seorang wanita bangsawan dari Inggris yang turut membantu Charles Babbage menciptakan Analytical Engine.

 

Siapa saja yang bisa jadi programmer?

Semua orang dapat menjadi programmer tanpa terbatas latar belakang maupun umur. Muhammad Hamza Shahzad merupakan programmer muda yang bahkan belum berusia 10 tahun saat mendapat pengakuan dari Microsoft. Jika pembaca pernah mengunjungi Kompasiana, maka pembaca perlu tahu bahwa Iskandar Soesman, pria dibalik situs tersebut merupakan lulusan Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Cukup dengan berbekal rasa ingin tahu yang besar serta semangat yang pantang menyerah, semua orang dapat menjadi programmer.

 

Apakah untuk menjadi programmer harus menguasai Matematika?

Menguasai Matematika tentu saja akan sangat membantu dalam pemrograman. Apalagi jika program yang dibuat memang berhubungan dengan matematika secara umum. Namun, untuk pemrograman secara umum kita tidak harus menguasai kalkulus hingga ke akar-akarnya, namun setidaknya kita harus menguasai beberapa hal berikut ini:

  • Operasi dasar (tambah, kurang, kali bagi).
  • Operasi modulo atau operasi untuk mencari sisa bagi yang biasanya dilambangkan dengan tanda %. Sebagai contoh 38/4 hasilnya adalah 9 namun 38%4 hasilnya adalah 2.
  • Menentukan bilangan genap atau ganjil.
 

Bahasa pemrograman apa yang harus dipelajari pertama kali?

Pertanyaan ini seringkali muncul dan tak jarang menimbulkan perbedaan pendapat yang tiada akhir. Bahasa pemrograman yang perlu dipelajari pertama kali tergantung pada pribadi masing-masing. Untuk itu sebelum menentukan bahasa pemrograman yang harus dipelajari pertama kali, pembaca harus menentukan tujuan untuk belajar pemrograman itu sendiri. Penjelasan berikut ini akan memberikan bahasa pemrograman yang kami rekomendasikan sesuai dengan tujuan.

 

Membuat website statis

Untuk membuat website, HTML, CSS, dan JavaScript merupakan bahasa yang wajib untuk dipelajari karena setiap website didunia pasti menggunakan ketiganya untuk membangun antarmuka website. Ketiga bahasa tersebut tergolong ke dalam bagian frontend karena berhadapan lagnsung dengan pengguna.

 

Membuat website dinamis

Kita tentu ingin membuat website yang dapat menampilkan produk terbaru kepada pengguna, atau menerima registrasi pengguna baru, menyimpan data, dll. PHP Hypertext Preprocessor (PHP) merupakan bahasa pemrograman yang kami sarankan untuk dipelajari untuk membuat website yang dinamis. Komunitasnya yang sangat besar serta sintaks yang mudah dimengerti dan sumber belajar yang melimpah membuat kami mantap untuk merekomendasikannya sebagai bahasa pemrograman pertama yang harus dipelajari pertama kali.

 

Membuat aplikasi Android

Meskipun pada kenyataannya aplikasi Android dapat dibuat dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, namun kami menyarankan untuk mempelajari bahasa pemrograman Java. Google secara resmi hanya mendukung Java sebagai bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi Android.

 

Membuat aplikasi produk Apple (iPhone, iPad, dkk.)

Untuk membuat aplikasi untuk produk Apple, Swift merupakan bahasa pemrograman yang harus dipelajari pertama kali. Bahasa ini memang diciptakan secara khusus untuk ekosistem Apple (meskipun pada akhirnya dapat juga digunakan diluar).

 

Membuat aplikasi desktop Windows

Mirip dengan Swift pada produk Apple, kami menyarankan penggunaan bahasa pemrograman C# untuk membuat program untuk Windows karena C# memang bahasa pemrogrman yang didesain untuk Windows.

 

Membuat game

Jika pembaca memutus untuk membuat game, maka tentukan lagi jenis game apa yang ingin dibuat? Apakah 2D atau 3D?

Jika game 2D yang ingin dibuat, maka kami menyarankan untuk mempelajari JavaScript. Banyak teknologi JavaScript yang dapat digunakan untuk membantu membuat game seperti Phaser, EaselJS, pixi.js, Three.js, dll. Bahkan teknologi macam Construct 2 atau Game Maker dapat membantu membuat game 2D dengan cepat menggunakan drag-n-drop.

Apabila game 3D yang ingin dibuat, maka C# merupakan bahasa yang sangat kami sarankan karena bahasa inilah yang digunakan oleh Unity3D. Unity3D merupakan teknologi yang diciptakan untuk mempermudah semua orang dibumi untuk membuat game 3D. Hearthstone, Temple Run, Assasin's Creed: Identity, Crossy Road, dan Monument Valley merupakan contoh game yang dihasilkan oleh Unity3D dengan C#.

 

Di mana saya dapat melihat contoh program yang baik?

Github merupakan surga untuk mencari contoh program open source yang berkualitas. Kunjungi Github Showcases untuk mencari program-program yang menarik.

 

Apa Java dan JavaScript itu sama?

Tidak.

Java dan JavaScript merupakan dua bahasa yang sangat berbeda. Pada saat JavaScript dibuat, bahasa Java sedang sangat populer pada saat itu sehingga akhirnya JavaScript dipilih untuk menumpang kepopuleran Java.