Tips-tips Singkat Untuk Menjadi Developer Android yang Lebih Baik

Seperti yang kita ketahui, menjadi pengembang Android itu mudah. Namun untuk menjadi pengembang yang sukses membutuhkan banyak kerja keras, semangat, dedikasi, dan ketekunan untuk menjadi hebat dalam pekerjaan ini.

Pada artikel ini saya akan membahas tentang bagaimana menjadi developer android yang Lebih baik dengan tips-tips berikut ini:

1. Mengenal framework Android lebih dalam

Banyak pengembang yang takut menyelam jauh ke dalam framework Android. Dengan mendalami framework Android kita dapat melihat bagaimana Android bekerja dari dalam dan berhubungan dengan lapisan yang biasa kita lihat. Jika ingin memulai belajar Android, mulailah mendalami framework Android guna menambah wawasan baru.

Baca juga: Kategori Aplikasi Mobile yang Paling Populer Dibuat Developer Indonesia

2. Jangan takut untuk mencoba

Android itu sangat luas. Kita tidak bisa mempelajari sepenuhnya dalam waktu singkat. Semakin banyak kita pelajari, semakin kita bisa mengerti. Sebagai seorang pemula, sangat normal bila kita takut kehilangan informasi penting dengan berusaha untuk mempelajari semuanya. Pelajari hal-hal yang kita butuhkan untuk memulai membuat aplikasi Android yang ingin dibuat.

3. Baca kode lebih banyak

Banyak programmer Android yang kurang meluangkan waktunya membaca kode program yang ditulis oleh programmer Android lain. Sebagian besar mereka menghabiskan waktunya hanya menulis apa yang sudah mereka ketahui.Tanpa kita sadari itu tidak akan membantu kita untuk tumbuh sebagai pengembang Android yang lengkap. Cara untuk mengatasi hal tersebut untuk benar-benar menjadi pengembang yang lebih baik adalah dengan membaca kode pengembang berpengalaman yang lebih baik.

4. Pelajari lebih banyak bahasa

Kita harus belajar bahasa pemrograman baru selain Java. Kita perlu mengikuti tren perkembangan teknologi yang sedang hangat di industri IT. Jangan hanya membatasi diri di Android saja. Dengan mempelajari bahasa yang baru kita akan membuka perspektif baru, mendapatkan gagasan baru, serta membantu meningkatkan kemampuan pengembangan Android secara signifikan.

Baca juga: Bahasa-bahasa Untuk Pemrograman Mobile

5. Pelajari design pattern Java

Design pattern memberikan cara untuk menyelesaikan suatu permasalahan umum dengan teknik yang telah didapatkan oleh para programmer ahli sejak dahulu. Kini untuk mempelajari permsalahan yang biasa ditemukan kita tidak perlu menciptakan teknik baru, kita bisa menggunakan teknik yang sudah ada terutama di bahasa Java. Mungkin selama ini kita sebenarnya sudah menggunakan suatu design pattern saat membuat aplikasi android namun tidak menyadarinya. Jika tidak sadar saja kita bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, bagaimana jika sadar?

6. Mulai berkontribusi ke komunitas open source

Jika pembaca telah mengembangkan library, plugin, atau bagian kode lainnya yang berfungsi dan menggunakannya di aplikasi sendiri, pertimbangkan untuk merilis kode sumbernya. Ini merupakan salah satu cara paling baik dalam berkontribusi ke komunitas open source. Dengan merilis plugin ke publik kita juga telah meningkatkan nilai diri sebagai seorang devleoper yang hebat. Jika belum bisa meirlis source code, kita juga masih bisa berkontribusi dengan membantu menulis dokumentasi, memperbaiki bug, atau menulis beberapa tes. Bahkan kontribusi terkecil sekalipun (seperti memperbaiki beberapa kesalahan tata bahasa di dalam dokumen) akan sangat membantu pengelola proyek agar proyek tetap berjalan.

7. Kuasai IDE

Mulailah menghabiskan waktu untuk memahami IDE yang kita gunakan: Android Studio. Ada banyak fitur keren dan shortcut tersembunyi di IDE yang kebanyakan pengembang bahkan tidak coba untuk temukan.

Biasakan menemukan cara baru dan lebih baik untuk membuat IDE bekerja untuk kita untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

8. Buat apikasi dengan arsitektur yang tepat

Sangat penting untuk menerapkan arsitektur yang bagus untuk aplikasi kita dengan MVP atau MVVM. Pisahkan logika bisnis aplikasi kita, interaksi, dan data sehingga program menjadi lebih mudah untuk dikelola dan diuji.

9. Pelajari panduan penulisan kode Android yang tepat

Pembaca tentu tidak bisa mengabaikannya, karena sulit untuk mempertahankan pedoman pengkodean standar pengembangan Android, saat bekerja dengan pengembang yang tidak menulis kode dengan rapi. Seharusnya kita tidak perlu menghabiskan waktu lebih dari beberapa jam untuk mempelajari sebagian besar pedoman pengkodean Android mendasar.

10. Luangkan waktu untuk belajar Android

Untuk memberi keunggulan pada pengembang lain dan membangun aplikasi yang bagus dan bekerja dengan baik, Pembaca harus mempelajari beberapa ebest practice pengembangan Android. Pelajari apa saja yang mestinya dilakukan dan apa yang mestinya tidak dilakukan dalam membuat aplikasi android sehingga kita menjadi programmer Android yang mempu membuat aplikasi lebih baik dari yang lain.

11. Gunakan waktu luang secara efektif dengan mendengarkan podcast

Cobalah gunakan waktu Pembaca dengan lebih efektif. Saat berolahraga, mengemudi, atau memasak, otak kita tidak melakukan banyak hal. Disaat seperti inilah kita dapat memanfaatkannya dengan mendengarkan podcast Android.

12. Cobalah untuk belajar tentang desain

Sebagai pengembang, fokus utamanya adalah belajar menulis kode yang lebih baik. Tetapi jika pembaca ingin menjadi pengembang yang lengkap, Pembaca harus bisa meluangkan waktu untuk belajar dan memahami desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) juga. Cobalah untuk berinteraksi lebih banyak dengan desainer UI dan UX di tim untuk menambah wawasan yang lebih baik tentang desain aplikasi.

Baca juga Buat Aplikasi Android Tanpa Koding di Lima Situs Ini

13. Mulai menjadi perfeksionis

Jangan pernah puas setelah membuat sebuah produk. Cobalah selalu untuk mendapatkan versi produk terbaik dengan terus melakukan perbaikan. Menjadi perfeksionis bukan berarti kita hanya merilis produk yang telah sempurna saja. Menjadi perfeksionis artinya kita tidak pernah puas dengan produk yang telah dihasilkan sehingga ingin terus membuat produk yang lebih baik.

14. Konsistensi adalah kunci sukses

Jika Pembaca ingin sukses sebagai pengembang (atau hal lain dalam hidup), maka pembaca harus konsisten. Melakukan sesuatu selama beberapa hari atau minggu dan kemudian berhenti tidak akan membawa Anda kemana-mana. Jangan berubah-ubah. Cobalah untuk memvisualisasikan kemana Anda ingin menjadi pengembang Android dalam beberapa tahun ke depan dan berpegang teguh lah pada tujuan Anda, apa pun tantangan yang akan dihadapi.

Sangat mudah untuk memulai sesuatu tapi sangat sulit untuk terus melakukannya dengan semangat dan dedikasi yang sama untuk waktu yang lama.

15. Mulai dari hal yang kecil

Sebagai pengembang, Pembaca harus selalu mencoba memecahkan semua masalah atau fitur rumit yang sedang pembaca hadapi menjadi komponen kecil, sederhana, dan independen yang dapat dipahami dan dapat dipecahkan dengan mudah dan cepat.

Jangan merasa kewalahan dengan ukuran awal atau kompleksitas sebuah proyek. Semua itu bisa diatasi begitu pembaca berada di jalur yang benar. Mulailah dari kecil, dan kemudian pelan-pelan.

16. Selalu punya proyek latihan

Memiliki proyek yang sedang berjalan sepenuhnya dapat mengubah cara pemaca mempelajari sesuatu. Jika pembaca menemukan sesuatu yang baru di Android di suatu tempat, biasakan untuk segera mencobanya di proyek yang sedang digarap.

Misalkan pembaca menemukan sebuah libarary Android yang menarik di suatu tempat. Daripada hanya membaca dokumen dan API, pembaca harus mengujinya di proyek latihan pembaca. Ini akan memberi pemahaman libarary tersebut yang jauh lebih baik dan mendalam.

17. Perbanyak tes

Pengujian akan membantu pembaca untuk membangun kepercayaan di seluruh kode pembaca. Jangan membuat kesalahan dengan mengabaikan pengujian atau mempertimbangkannya secara opsional sehingga menimbulkan bug regresi nantinya.

18. Pertimbangkan untuk mengadopsi TDD

Saat mengembangkan sebuah aplikasi, pertimbangkan untuk membuat pilihan untuk membangunnya dengan cara efisien sehingga bisa bertahan dalam ujian waktu. Pertimbangkan untuk mengikuti siklus "red-green-refactor" dari pengembangan uji coba (TDD). Pertama, tuliskan test case yang akan gagal (red), lalu tulis kode yang akan membuat test pass (hijau), lalu optimalkan (refactor).

19. Lakukan otomasi

Sebagai pengembang, usahakan untuk melakukan hal yang berulang secara otomatis, misalnya pengecekan kualitas aplikasi dan perilisan aplikasi.

Untuk melakukan otomasi pengecekan kualitas kode dapat dilakukan dengan tools seperti CheckStyle, PMD, Lint, dan FindBugs. Kita dapat menjalankan pengecekan kualitas kode sebelum melakukan rilis APK ke Play Store atau mendistribusikannya dengan cara lain yang di inginkan.

20. Pelajari reactive programming

Jika Pembaca ingin meningkatkan keahlian sebagai pengembang Android, tentu harus mempertimbangkan untuk mencoba reactive programming. Hal ini akan memaksa Pembaca untuk berpikir dengan cara yang sama sekali berbeda saat membangun aplikasi. Memepelajari reactive programming dapat membantu Pembaca menulis aplikasi interaktif lebih cepat dan membuat hidup Pembaca menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

21. Pelajari Kotlin

Bahasa pemrograman Kotlin resmi diumumkan menjadi bahasa kedua untuk Android di Google I/O 2017. Sejak saat itu ketertarikan pada bahasa tersebut telah meroket. Bahasa ini memberikan angin segar ke dunia pengembangan Android.

Ini adalah berita bagus bagi pengembang Android yang bosan mengerjakan aplikasi Java yang lama, verbose, dan rawan kesalahan. Coba dan lihatlah apakah Kotlin mampu menyalakan api inspirasi baru di dalam diri Anda.

Baca juga Belajar Android Kotlin Extension

22. Lebih bersosialisasi dengan pengembang lainnya

Programmer cenderung tertutup dan suka duduk di pojokan dengan komputer kita, di dunia kita sendiri. Cobalah keluar dari zona nyaman dan perbanyak interaksi dengan programmer lainnya. Ada banyak hal untuk dipelajari saat pembaca menghadiri event teknologi atau saat pembaca berbicara dengan programmer lain yang memiliki minat yang sama.

23. Kenali shortcut keyboard

Setiap aksi yang dilakukan di Android Studio memiliki shortcut tertentu, apabila tidak suatu aksi tidak tersedia kita bisa mendefinisikannya sendiri. Penggunaan shortcut akan membantu mengurangi waktu pengembangan secara signifikan. Mungkin akan butuh waktu lama mengingat shortcut Android Studio, dalam hasilnya nanti akan sangat bermanfaat.

24. Cobalah belajar hal baru di Android setiap minggu

Seperti yang kita ketahui dunia Android yang luas, ada banyak hal untuk dipelajari dan dimengerti. Tapi semuanya akan menjadi lebih mudah jika pembava membuat komitmen untuk mempelajari satu hal baru di Android setiap minggu.

Pembaca harus membuat daftar semua hal yang tidak ketahui, berikan prioritas pada mereka, dan cobalah satu per satu setiap minggu. Seiring berjalannya waktu, pembaca akan menemukan jalan keluar dari tempat pembaca memulai.

25. Pertimbangkan untuk menjalankan dua versi Android Studio

Simpan versi stabil Android Studio untuk melakukan semua hal penting yang perlu dilakukan setiap hari. Pertimbangkan juga untuk menyimpan versi canary, atau versi beta dari Android Studio terbaru. Ada banyak fitur baru dan menarik yang ada di versi beta atau canary yang belum ada di versi stabil. Karena versi beta atau canary mungkin masih memiliki bug, saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, versi stabil selalu siap.

26. Reviu library pihak ketiga

Kita suka menggunakan library, namun sering-seringlah mereviu semua library pihak ketiga yang telah pembaca tambahkan lalu hapus yang tidak di butuhkan lagi. Jika hanya menggunakan sebagian kecil library tertentu, pertimbangkan untuk menggunakan hanya bagian yang diperlukan.

27. Pelajari cara-cara yang lebih baik untuk melakukan refactoring

Jangan membuat kesalahan dengan melakukan refactoring basis kode besar sekaligus. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk melakukan refactoring bagian dari basis kode yang perlu Pembaca kerjakan sekarang dan perlahan-lahan berkembang ke bagian lain bila diperlukan. Pertimbangkan juga menulis kasus uji untuk layar yang ingin Pembaca refactor sebelum menyentuh kode apa pun yang dapat merusak fungsi yang ada.

28. Selalu kembangkan dan uji di perangkat low-end

Jika Pembaca ingin mengembangkan aplikasi seperti pro, berhenti membuat kesalahan dalam mengembangkan dan menguji aplikasi pada perangkat kelas atas saja. Umumnya, pengembang memiliki smartphone high-end dan menggunakannya untuk mengembangkan aplikasi juga.

Biasakan untuk mengembangkan aplikasi pada produk yang paling murah dan terendah. Pembaca akan mulai melihat banyak kekurangan dalam aplikasi yang tidak di ketahui sebelumnya. Dengan cara ini kita dapat mempersiapkan aplikasi untuk segmen populasi dunia yang lebih besar yang tidak memiliki perangkat Android terbaik.

29. Beli komputer terbaik semampunya

Sebagai programmer kita harus teliti dalam pembelian mesin kerja yang berkualitas baik sehingga tidak menimbulkan kesalahan yang fatal. Pertimbangkan untuk menggunakan Macbook karena kestabilitasannya akan membantu pengembang. Namun, apabila belum memiliki budget yang cukup tidak perlu memaksakan untuk membelinya.

Penutup

Semoga tips-tips ini dapat menginspirasi pembaca untuk tetap semangat belajar dan meningkatkan kemampuan sehingga dapat menjadi developer android yang lebih baik di masa mendatang.

Kamu berminat untuk belajar lebih jauh pemrograman Android? CodePolitan menyediakan program pelatihan belajar coding intensif yang berorientasi pada kebutuhan industri selama satu minggu secara tatap muka dengan bimbingan mentor berpengalaman yang dilengkapi dengan fasilitas asrama selama belajar.

Buat aplikasi Androidmu dalam 1 minggu dan mulai karirmu sebagai Android Developer sekarang juga dengan bergabung dalam Program Developer School

Baca juga artikel Android menarik lainnya coder :

Referensi : TeachBeacon

Dilihat 2351 kali

Is this helpful?

Share This Post