Trik Lobbying, Cara Ini Akan Membuatmu Terlihat Gagah Dimata Client

Menjadi developer IT tentu tidak terlepas keterkaitan dengan klien bisnis, kecuali kalau kita menjadi developer sebagai karyawan di perusahaan. Yang saya maksudkan di sini menjadi Developer Sefl Employee atau istilah kerennya IT freelancer, tentu saja hubungan dengan client tidak dapat terpatahkan.

Intensif

Pada bahasan kali ini kita kupas mengenai bagaimana cara terus berhubungan secara intensif (terus menerus) dengan client kita sementara kita harus mengerjakan pekerjaan utama yaitu Developer. Enak kalau menemukan klien yang bebas bagaimana Developer berkreasi, maksud saya dalam projekan menyerahkan sistem bisnis aplikasi sesuai developer saja yang penting menyelesaikan kasus yang diberikan, dan tidak menutup kemungkinan juga kadang menemukan klien yang "agak" banyak maunya, kenapa saya kasih tanda kutip karena maunya sangat amat banyak.

Big Boss Low Budget

Nah sekarang Bagaimana cara menghadapi klien yang banyak maunya seperti itu, apakah kita perlu untuk mengerjakan semua yang dia inginkan? kalau budget masuk sih tidak masalah, tapi realnya kadang menemukan klien yang budgetnya sangat minim di bawah standar tapi maunya banyak ditambah lagi dia suka ngamuk-ngamuk dengan pekerjaan kita padahal sudah maksimal dan sudah kita tekankan dari awal pekerjaan kita seperti yang ada di kontrak perjanjian. Tidak sedikit yang melenceng dari kontrak juga, dan klien bersikap sesuka hatinya.

Baca juga Trik Menawarkan Deal Harga Kepada Client

Untuk menangani klien memang merupakan kasus yang unik, karena tidak mungkin terelakan dalam dunia perprojekan. Hal tersebut menuntut kita sebagai developer juga mempunyai skill lain yaitu soft skill of lobbying atau hubungan kita terhadap manusia seperti pada bahasan kita di awal. Dengan skill berkomunikasi yang baik dan memiliki pikiran positif akan mengarahkan awal pendekatan dengan lebih baik.

Berikut trik bagaimana cara menjalin relationship yang bagus dengan client :

1. Ketika berkenalan ingat namanya

Orang akan lebih suka dipanggil dengan sebutan nama karena pada dasarnya seseorang sangat suka untuk dihargai, dengan mengingat namanya maka anda mempunyai 1 poin Plus yaitu suatu penghargaan besar yang tidak terlihat tapi akan berkesan luar biasa.

2. Listening

Biarkan klien yang banyak bercerita tentang problem yang dialami atau perusahaannya, sehingga anda menjadi solusi yang tepat untuk menjawab problemnya. Sebagai IT Solution yang kita perlu lakukan adalah mendengarkan dan mencatat setiap poin permasalahan di kantornya atau usahanya.

Jadi intinya lebih banyak mendengarkan daripada kita yang bercerita, karena mereka tidak akan mengerti bahasa teknis yang kita sampaikan ketika kita menjelaskan program. Bahkan bisa jadi mereka akan merasa jenuh dan itu akan mengurangi minat menggunakan jasa kita.

3. Memuji Pekerjaannya

Ketika klien lebih banyak bercerita dan dia menceritakan prestasi yang telah dia dapatkan itulah kesempatan kita untuk masuk dan memuji prestasi yang telah dia dapatkan. Yang saya maksudkan disini bukan menjilat, itu dua isu yang berbeda. Karena menjilat murni memuji tanpa ada bukti hasil yang dia peroleh dan kesannya berbohong demi kebaikan pribadi, tapi dengan poin yang ketiga ini kita lebih menghargai apa yang telah dia capai real dari usaha kerja kerasnya selama ini. Secara otomatis alam bawah sadarnya akan ber sependapat dengan kita.

Karena balik lagi niat kita untuk membantu pekerjaannya dan memudahkan usahanya, jadi kita perlu berteman baik untuk berelasi jangka panjang. Tidak bisa dipungkiri bahwa usaha di dunia IT lebih cenderung diminati di kalangan menengah ke atas sehingga perlu skill cara berbicara dan berpenampilan yang baik.

Baca juga Jago Ngoding+ Jago Projekan = IT preneur

Sekian dulu trik singkat dari saya semoga kita tetap menjalin hubungan yang baik dengan semua orang dan menjadi solusi utama mereka di dalam konsultan IT.

Dilihat 2197 kali

Is this helpful?

Share This Post