Kelas baru ReactJS, dapatkan potongan harga 10% hingga 8 Juli 2019. Lihat Kelas

Tujuh Tips Belajar Laravel dengan Lebih Efektif

Ditulis oleh Lord Voldemort, dipublikasi pada 29 Jan 2017 dalam kategori Opini
Tujuh Tips Belajar Laravel dengan Lebih Efektif - CodePolitan.com

Tujuh Tips Belajar Laravel dengan Lebih Efektif

Semakin besar komunitas artinya semakin banyak pula sumber yang dapat dipakai untuk belajar Laravel. Namun, semakin banyak sumber akan semakin menyulitkan kita untuk memilih yang terbaik bukan? Bagaimana kita menentukan tutorial yang layak untuk dibaca atau ditonton? Tulisan ini akan membantu pembaca yang baru mengenal Laravel untuk dapat mempelajari framework in dengan lebih efektif.

1. Jangan mulai dengan dokumentasi resmi.

Hal pertama yang dilakukan oleh pengguna baru biasanya adalah mengunjungi halaman dokumentasi resmi Laravel. Jangan salah paham dulu! Dokumentasi resmi Laravel merupakan salah satu dokumentasi yang paling lengkap, namun ia meminta penggunanya untuk memiliki pengetahuan mengenai ekosistem PHP dan teknik development yang kekinian.

Sebagai contoh, bagian pertama dari dokumentasi tersebut adalah bagian installation. Untuk dapat mengikuti panduan yang diberikan, pembaca mesti mengetahui cara menggunakan Composer; cara menggunakan perintah diterminal, cara kerja web server, dll.

2. Pelajari PHP, OOP, Terminal, dan Composer terlebih dahulu.

Makin banyak orang mencoba belajar Laravel tanpa mempelajari PHP. Mirip dengan tren mempelajari jQuery tanpa belajar JavaScript terlebih dahulu. Jauh lebih baik untuk mulai belajar dasar-dasarnya sebelum terjun menyelami samudra Laravel.

Untuk mulai belajar framework PHP modern (Laravel, Symfonym, atau yang lain), kita perlu memahami dasar-dasar PHP, khususnya topik object-oriented programming (OOP) alias pemrograman berorientasi objek. Semua framework PHP ditulis dengan mode OOP sehingga kita dituntut untuk memahami apa itu kelas, objek, properti, method, dependensi, dll.

Secara umum, penulis menyarankan untuk membuat setidaknya satu project sederhana dengan PHP tanpa framework. Dengan demikian kita akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana PHP bekerja sehingga saat berkutat dengan Laravel kita akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam.

Setelah itu, memahami cara kerja Composer, memungkinkan kita untuk dapat menggunakan dependensi Laravel dengan lebih kompeten.

Karena Laravel digunakan menggunakan perintah-perintah berbasis teks, maka pengetahuan akan terminal atau command prompt menjadi sangat krusial.

3. Baca buku, ikut kursus, atau nonton video? Gratis atau berbayar?

Pertanyaan ini mungkin pertanyaan paling penting: apa cara terbaik untuk belajar Laravel? Jawaban dari pertanyaan ini sesungguhnya relatif dari orang ke orang. Ada beberapa yang dapat belajar lebih baik dan lebih cepat dengan membaca, ada pula yang lebih cepat menyerap ilmu dengan menonton video, ada pula yang harus memiliki pendamping (guru/instruktur) agar dapat belajar lebih efektif.

Apapun teknik yang pembaca lakukan mestilah terstruktur dengan baik. Kita tidak bisa menonton video di Youtube atau membaca artikel tutorial secara acak, cara ini tidak akan dapat memberikan hasil yang terbaik. Carilah sumber belajar yang terstruktur. Jika memilih untuk menonton video, pilihlah video yang sudah tersusun dalam sebuah playlist. Pembuat konten biasanya menyusun playlist berdasarkan topik yang berurutan.

Laravel memiliki banyak sumber belajar yang tersedia secara gratis namun adapula yang tersedia secara berbayar. Jika pembaca tidak mau mengeluarkan uang untuk belajar, maka situs seperti Learning Laravel sangat cocok untuk digunakan. Namun jika mengeluarkan sedikit uang tidak masalah bagi pembaca, maka buku Seminggu Belajar Laravel dari Kang Rahmat Awaludin patut dipertimbangkan.

4. Jangan hanya dibaca, praktekkan!

Rasanya tidak mungkin belajar pemrograman tanpa ngoding. Dalam belajar, jangan menghabiskan waktu terlalu banyak untuk membaca buku atau menonton video. Mulailah latihan ngoding secepatnya.

Secara umum penulis menyarankan pembaca untuk mencoba membuat project kecil-kecilan saat belajar. Project seperti ini tak hanya lebih realistis, namun juga lebih memotivasi.

Hanya dengan berlatih ngoding kita akan dapat menemukan rintangan dan pertanyaan baru. Dengan adanya permasalahan dan berlatih menyelesaikannya, dengna begitu kita akan berevolusi menjadi developer yang lebih baik dan meningkatkan pengetahuan yang telah dimiliki.

5. Pelajari cara menggunakan Google dan StackOverflow

Mesti tidak berhubungan secara langsung dengan Laravel, pengetahuan menggunakan Google dan StackOverflow sangatlah penting. Penulis heran masih banyak orang yang memposting pertanyaan-pertanyaan yang dapat mereka selesaikan dengan Googling dalam waktu dua menit.

Bagaimana menggunakan Google dengan baik? Contoh: carilah kata "Laravel" yang tidak mengandung kata "beginners" namun tampilkan hanya hasil dari situs Laracast! Maka teknik pencariannya adalah sebagai berikut:

laravel -beginners site:laracasts.com

StackOverflow pun hampir sama. Hasil pencarian StackOverflow biasanya muncul di hasil paling atas pencarian Google.

6. Cari Mentor

Yang paling sulit saat belajar pemrograman adalah melakukan troubleshooting jika ada bagian yang tidak bekerja. Jika Google dan StackOverflow tidak dapat memberikan jawaban yang diinginkan, solusi terbaik adalah bertanya dengan yang lebih berpengalaman.

Di mana tempat untuk mencari mentor? Jawabnya ada di ujung langit. Komunitas merupakan tempat terbaik untuk mencari mentor, baik itu komunitas online maupun offline. Sering-sering ikut event seperti meetup, workshop, dll. agar bisa bertemu dengan orang-orang hebat.

7. Jangan Menyerah

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, saat menemukan masalah yang tidak dapat diselesaikan sendiri, mudah rasanya untuk menyerah dan melupakannya. Mungkin itulah alasan banyak mengapa dari banyaknya orang yang belajar hanya beberapa yang akhirnya bisa menjadi programmer handal. Jalan menjadi seorang programmer itu bukan jalan tol yang bebas hambatan, melainkan jalan terjal yang berkelak-kelok, licin, dan tak mudah untuk melaluinya. Hanya mereka yang bertekad kuatlah yang dapat melaluinya. Menyerah hanya pilihan mereka yang lemah!

Sebagai penutup penulis ingin menyampaikan satu pesan lagi. Pelajarilah topik baru secara teratur, baik itu setiap minggu maupun setiap hari. Pernah denger istilah 30 days challenge? Itu loh, program olahraga 30 hari berturut-turut supaya badan jadi berotot seperti C. Ronaldo jadi lebih sehat. Sehari saja kita pass, maka besar kemungkinan kita akan kembali mengluanginya esok hari, dst.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Diterjemahkan dari artikel asli berjudul Seven Tips to Learn Laravel More Effectively oleh PovilasKorop dengan beberapa perubahan.



Berlangganan Informasi CodePolitan Melalui Email

Jangan sampai kamu melewatkan informasi penting tentang pemrograman dan teknologi! Kamu bisa berlangganan Newsletter CodePolitan dengan cara mengisi formulir di samping.