Mengenal Pseudo Class Selector di CSS

Pseudo class selector adalah selector CSS yang diikuti oleh titik dua. Pembaca mungkin sudah sangat familiar dengan beebrapa perintahnya seperti hover:

a:hover {
  /* Yep, hover adalah sebuah pseudo class */
}

Opsi ini sangat berguna di beberapa situasi. Beberapa merupakan CSS3, ada juga yang CSS2. Mayoritas browser selain IE (terutama sebelum IE9) sudah sangat mendukung pseudo class. Mari kita bahas satu persatu. Tenang, tidak banyak kok.

Pseudo Class Selector Untuk Link (Tautan)

:link - Mungkin pseudo selector paling membingungkan untuk link. Bukankah semua <a> adalah link? Tidak juga jika mereka tidak memiliki atribut href. Selector ini hanya akan memilih link yang ada href-nya sehingga memiliki cara kerja yang mirip dengan a[href].

:visited - Memilih link yang sudah pernah dikunjungi di browser yang sedang dipakai.

:hover - Saat kursor berada di atas sebuah link, link tersebut berada dalam status hover dan selector ini yang memilihnya.

:active - Memilih link yang sedang aktif (sedang diklik). Misalnya, untuk menentukan sebuah link berada dalam status "pressed" (sedang ditekan) atau membuat semua link menjadi seperti button.

Pseudo Class Selector untuk Input

:focus - Menentukan style menggunakan hover hanya akan berguna saat menggunakan mouse. Bila pengguna menggunakan keyboard untuk navigasi maka kita perlu memakai :focus untuk memilih link yang sedang terpilih. Opsi ini tidak hanya untuk link tapi dapat pula digunakan untuk input dan textarea.

:target - Pseudo class target dipakai bersama dengan ID dan bekerja saat hash tag di URL saat ini berteeu dengan nama ID. Jadi jika kita mengunjungi alamat www.yoursite.com/#home maka selector #home:target akan bertemu. Opsi ini sangat berguna bila kita membuat sebuah area menggunakan tab dimana setiap tab akan terhubung dengan hash tag dan mengaktifkan area panel berdasarkan selector yang sesuai dengan :target.

:enabled - Memilih input yang berada dalam status enabled dan siap dipakai.

:disabled - Memilih input yang berada dalam status disabled. Banyak browser menampilkan input dengan status disabled dengan warna keabu-abuan.

:checked - Memilih checkbox yang sedang terpilih.

:indeterminate - Memilih radio button yang ada dalam status tidak ada yang terpilih (kondisi bawaan saat suatu halaman baru termuat).

Pseudo Class Selector Untuk Menentukan Posisi

root - Memilih elemen yang menjadi root sebuah dokumen. Hampir pasti akan memilih elemen <html>, kecuali kita bekerja dalam lingkungan yang juga bisa menggunakan CSS, mungkin XML.

:first-child - Memilih elemen pertama dalam sebuah parent.

:last-child - Memilih elemen terakhir dalam sebuah parent.

:nth-child() - Memilih elemen berdasarkan ekspresi aljabar sederhana (contoh "2n", atau "4n-h1")

:nth-of-type() - Mirip seperti :nth-child tetapi dipakai saat elemen yang ada di dalam level yang sama menggunakan tipe yang berbeda. Misalnya didalam sebuah div kita ada beberapa paragraf dan gambar. Kita ingin memilih semua gambar yang ada di posisi ganjil. Opsi :nth-child tidak akan bekerja di sini, kita akan memerlukan div img:nth-of-type(odd). Berguna sekali saat dipakai dalam sebuah list yang memiliki elemen <dt> dan <dd>.

:first-of-type - Memilih elemen pertama di dalam parent mana pun. Jadi jika kita memiliki dua div yang didalamnya ada sebuah paragraf, gambar, paragraf, dan gambar. Maka div img:first-of-type akan memilih gambar (tag ) pertama di dalam kedua div tersebut.

:last-of-type - Kebalikan dari opsi di atas.

:nth-last-of-type() - Bekerja seperti :nth-of-type, tapi dimulai dari bawah.

:nth-last-child() - Bekerja seperti :nth-child, tapi dimulai dari bawah.

:only-of-type - Memilih suatu elemen apabila di dalam parent-nya tidak ada elemen lain yang sepertinya.

Pseudo Class Selector Relasi

:not() - Mengeluarkan elemen yang terpilih berdasarkan selector yang ada di dalam parameter :not(). Contoh, kita ingin memilih semua div tanpa div yang berkelas "music" = div:not(.music). Spesifikasi CSS menyebutkan bahwa :not tidak dapat disarangkan (nested), tetapi bisa di sambung (chained). Beberapa browser (Firefox) dan mendukung parameter yang dipisahkan dengan koma.

:empty - Memilih elemen yang tidak mengandung teks apapun dan tidak ada elemen anak. Contoh: <p></p>

Pseudo Class Selector Untuk Teks

::first-letter - Memilih huruf pertama dalam elemen. Biasa dipakai untuk dropcap (Huruf pertama yang membesar).

::first-line - Memilih baris pertama dari sebuah teks di dalam elemen.

:lang - Akan memilih elemen yang merupakan anak dari sebuah elemen dengan atribut lang tertentu. Misal, :lang(fr) akan memilih semua paragraf yang ada di dalam suatu body apabila body tersebut memilih atribut lang="fr".

Catatan

Kita bisa menghubungkan pseudo selector seperti kita menghubungkan kelas dan id. Misalnya tidak tidak mau memilih huruf pertama disemua paragraf tapi hanya yang ada di baris pertama, maka gunakan p:first-child:first-letter{}

Pseudo Class Selector Untuk Konten

::before - Dipakai untuk menambah konten tertentu sebelum suatu elemen. Misal, menambahkan tanda petik sebelum sebuah blockquote.

::after - Dipakai untuk menambah konten tertentu setelah suatu elemen. Misal, menambahkan tanda petik setelah sebuah blockquote.

Pseudo Elemen vs Pseudo Selector

Kita sudah beberapa kali menemukan tanda ::. Tanda itu bukanlah typo seperti yang pembaca pikirkan. Selector yang menggunakan :: disebut pseudo element bukan pseudo selector karena mereka tidak benar-benar memilih sebuah elemen utuh.

Kualifikasi Tag

Pada contoh kode di bawah ini, kita hanya akan memilih suatu elemen apabila sebuah anak elemen pertama dari suatu elemen adalah <p>. Jika <p> tadi bukan anak elemen pertama (sebelum <p> adalah <img> misalnya) maka kode di bawah tidak dapat memilih <p> tersebut.

p:first-child {
  color: red;
}

Sumber: Pseudo Class Selectors

Dilihat 1992 kali

Is this helpful?

Share This Post